I am sorry

Berawal dari pernyataan seorang ulama yang ada di Indoensia, hal ini lah yang membuat diriku mengambil keputusan demikian berkaitan hubungan yang selama ini terjalin anatara kita. Aku sadar ini merupakan area terlarang yang telah aku masuki. Walaupun pada awalnya bahkan mungkin sampai sekarang diriku masih mengagumi sesorang seperti dirimu, akan tetapi trouble serta kejanggalan yang selalu menerpa hubungan yang terjalin selama ini, aku rasa cukup jelas untuk membuktikan Tuhan ku tidak merestui jalinan asmara ini. Aku pun semakin bingung dengan diriku jika hal ini terus berlanjut, disisi lain orang tualah yang akan menjadi orang pertama untuk merestui apapun yang dikerjakan anaknya dan aku sangat yakin aku tidak mungkin mendurhakakan diriku.

Disisi lain aku menyampaikan maaf aku pula menyampaikan terimakasih telah mengajariku menjadi lebih menghargai arti kehidupan, pernedaan yang ada didunia ini membuat ku semakin mengerti manusia pada dasarnya memiliki pandangan tersendiri tentang kehidupan, maka dari itulah dan berawal dari situ aku tidak menjadi orang selalu menyalahkan pilihan orang walaupu negative sekalipun karena semua harus dilihat dari sudut pandang latar belakang. Again I am sorry to ya and just be a friend is much better.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s